Oct 9 2008

Tak Ada Maaf Garuda

Saya anggota Frequent Flyer Garuda-Citibank (520084552) kecewa betul dengan pelayanan yang saya terima. Rabu (3/10), saya bermaksud mengunjungi teman yang sedang sakit di Hongkong dengan GA 860. Saya memang keliru menyangka pesawat berangkat pukul 09.45 (mestinya 09.15). Namun, waktu saya check- in (08.45), tak ada pernyataan petugas counter Frequent Flyer untuk bergegas naik pesawat. Jadi saya santai menyelesaikan fiskal, bahkan sempat bermaaf-maafan dengan petugas pemeriksaan fiskal dan stempel paspor.

Saya juga sama sekali belum mendengar ada pemanggilan nama kami lewat sistem audio bandara. Barulah pukul 09.10, tiba-tiba dua petugas menghampiri saya dan meminta bergegas; jika tidak, pintu pesawat akan ditutup. Celakanya, istri saya sedang menukarkan uang ke luar ruang keberangkatan. Baru setelah pintu pesawat benar-benar ditutup, saya bisa meminta seorang petugas bernama Ahmad memanggil istri saya melalui paging by name.

Setelah saya komplain di Customer Service, masing-masing bagian berusaha membuat cerita versinya sendiri. Bahkan, ada yang mengatakan sudah memanggil nama kami dua kali (padahal Ahmad, satu-satunya petugas yang jujur pada hari itu, sudah telanjur mengatakan pada saya bahwa dia telah meminta untuk memanggil nama, tetapi baru setelah pintu pesawat ditutup panggilan nama dilakukan).

Saya menduga petugas keasyikan bersenda gurau karena baru ketemu lagi setelah (mungkin) libur satu atau dua hari. Buktinya, kami sempat dibiarkan agak lama menunggu di Customer Service, sementara mereka bercanda penuh keriangan di balik pintu. Akhirnya datanglah serombongan petugas yang lebih tinggi tingkatannya dan menjelaskan bahwa yang bisa dilakukan hanya menggeser ke pesawat besok! Bukan itu yang saya cari, bukan itu yang dibutuhkan teman saya yang sakit dan menanti saya.

Singkat cerita, hari itu, dua hari setelah Lebaran pertama, staf Garuda sibuk mencari pembenaran, tanpa melontarkan sepotong kata ”maaf”. Masalahnya sekarang: mana nilai uang dan loyalitas yang saya bayarkan sebagai member di level itu, jangan lupa ini bukan hanya melibatkan Garuda, tetapi juga nama Citibank!? Effendi Gazali Jalan Pinang Ranti 2 No 13
Jakarta 13560

[ Sumber kompas ]

TAGS: ,

TINGGALKAN KOMENTAR ANDA

Subscribe Form

Berlangganan

Kumpulan Orang Hebat

JOIN KOMUNITAS INI!

HOT Gosip

Sheila Digandeng Jadi Model Video Klip
Meski berstatus sebagai tahanan karena terlibat tindak pidana pemilikan dan penggunaan narkoba, namun Sheila Marcia Joseph menjadi incaran grup band Seventeen untuk berperan sebagai model di video klip album terbaru untuk lagu Lelaki Hebat.
Mon, 01 Dec 2008 23:09:00 +0700

Sheila Manggung, Ibunya Menangis
Ada suasana haru yang terjadi di Rutan Pondok Bambu Jakarta Timur, Senin(1/12) siang tadi. Sheila Marcia Joseph yang ditahan atas dakwaan kepemilikan dan penggunaan narkoba naik ke panggung bersama grup band Seventeen untuk memperingati hari AIDS sedunia. Saat menyanyi di atas panggung itulah ibu Sheila, Maria Joseph, merasa terharu dan menangis melihat kebahagiaan putrinya.
Mon, 01 Dec 2008 22:05:00 +0700

Ahmad Dhani Yakin Bisa Lolos
Beberapa poin tuntutan pakar Telematika Roy Suryo atas kasus pelecehan simbol negara, dinilai Ahmad Dhani sebagai sesuatu yang konyol belaka. Karena itu mantan suami Maia Estianty ini, selaku tergugat, yakin dapat bebas dari jeratan-jeratan hukum itu.
Mon, 01 Dec 2008 21:13:00 +0700

Ahmad Dhani: Roy Suryo Cuma Omong Besar
Bagi Dhani, apa yang ada dalam video klip lagu Perempuan Paling Cantik di Negeriku Indonesia itu bukan sebuah bendera yang dimaksud dalam PP 40/1958. Dirinya tahu persoalan hukum, jadi di video klip Dewa 19 itu tidak menggunakan bendera.
Mon, 01 Dec 2008 20:37:00 +0700