Aug 26 2008

Transjakarta Hanya Janji, Penumpang Menumpuk

Saya tiap hari menjadi penumpang bus transjakarta karena tertarik dengan janji Gubernur DKI bahwa transjakarta akan menyediakan pelayanan yang nyaman, tepat waktu, dan cepat. Ternyata setelah beberapa tahun janji yang dapat dinikmati warga masyarakat hanya cepat karena memakai jalur khusus.

Pelayanan nyaman dan tepat waktu hanya janji. Ini terbukti dengan kebijakan transjakarta jalur Ragunan-Dukuh Atas yang setiap sore saya lalui. Hampir setiap hari saya menunggu di Halte Departemen Pertanian dan hanya melihat tiga sampai lima bus transjakarta berlalu tanpa mengambil penumpang. Saat bus berikutnya datang, penumpang sudah menumpuk dan menyebabkan bus cepat penuh.

Bahkan, pada hari Selasa, 5 Agustus lalu sekitar pukul 17.40, saya menyaksikan delapan unit bus berlalu dengan kosong melompong tanpa berhenti di halte untuk mengangkut penumpang. Saat saya tanyakan kepada petugas halte, dijelaskan bahwa bus tersebut ”nembak” di Kuningan, tetapi saat saya tanyakan kepada bagian pengaduan, dijawab kemungkinan bus tersebut akan mengisi BBM dan ada juga yang mengatakan akan ”nembak” di tengah perjalanan dengan alasan bisa memperbesar kapasitas penumpang. Kedua alasan itu sangat mengada-ada.

Juga sering terjadi saat saya menunggu di Halte Departemen Pertanian, Jakarta Selatan, ada lima sampai delapan bus yang menuju halte terakhir, Ragunan, tetapi baru sekitar 10 sampai 15 menit bus pertama sampai di halte dan itu pun sering tidak mengangkut penumpang. Selang dua sampai tiga menit bus berikut, kedua atau sering juga ketiga, baru mengangkut penumpang.

Dengan kondisi tersebut kebijakan transjakarta membuat penumpang kehilangan kenyamanannya karena harus berdesak-desakan dan tidak tepat waktu, penumpang sering kecele dan hanya melongo saat bus melewati halte dengan kondisi kosong melompong.

Satriawan Mandala Tengah RT 007, Tomang, Jakarta

TAGS:

TINGGALKAN KOMENTAR ANDA

Subscribe Form

Berlangganan

Kumpulan Orang Hebat

JOIN KOMUNITAS INI!

HOT Gosip

Sheila Digandeng Jadi Model Video Klip
Meski berstatus sebagai tahanan karena terlibat tindak pidana pemilikan dan penggunaan narkoba, namun Sheila Marcia Joseph menjadi incaran grup band Seventeen untuk berperan sebagai model di video klip album terbaru untuk lagu Lelaki Hebat.
Mon, 01 Dec 2008 23:09:00 +0700

Sheila Manggung, Ibunya Menangis
Ada suasana haru yang terjadi di Rutan Pondok Bambu Jakarta Timur, Senin(1/12) siang tadi. Sheila Marcia Joseph yang ditahan atas dakwaan kepemilikan dan penggunaan narkoba naik ke panggung bersama grup band Seventeen untuk memperingati hari AIDS sedunia. Saat menyanyi di atas panggung itulah ibu Sheila, Maria Joseph, merasa terharu dan menangis melihat kebahagiaan putrinya.
Mon, 01 Dec 2008 22:05:00 +0700

Ahmad Dhani Yakin Bisa Lolos
Beberapa poin tuntutan pakar Telematika Roy Suryo atas kasus pelecehan simbol negara, dinilai Ahmad Dhani sebagai sesuatu yang konyol belaka. Karena itu mantan suami Maia Estianty ini, selaku tergugat, yakin dapat bebas dari jeratan-jeratan hukum itu.
Mon, 01 Dec 2008 21:13:00 +0700

Ahmad Dhani: Roy Suryo Cuma Omong Besar
Bagi Dhani, apa yang ada dalam video klip lagu Perempuan Paling Cantik di Negeriku Indonesia itu bukan sebuah bendera yang dimaksud dalam PP 40/1958. Dirinya tahu persoalan hukum, jadi di video klip Dewa 19 itu tidak menggunakan bendera.
Mon, 01 Dec 2008 20:37:00 +0700