Pada bulan Oktober 2006, saya didatangi oleh dua orang salesman dari
PT Goldex Equity Berjangka dan menawarkan skema perdagangan
berjangka/future exchange. Serta-merta, saya menolak karena tidak
menginginkan model investasi yang berisiko tinggi seperti ini.
Namun,
para salesman itu mengatakan bahwa skema perdagangan berjangka ini
dapat diatur oleh perusahaan untuk mendapatkan keuntungan yang pasti
setiap bulan. Skema seperti itu bahkan dikonfirmasi oleh pihak
perusahaan dengan mendatangkan lebih banyak lagi pihak salesman
sehingga lebih kurang ada enam orang yang mendatangi kantor saya.
Berbekal
surat perjanjian yang ditandatangani (oleh Bapak RC Suryohadikusumo,
selaku Kepala Divisi PT Goldex Equity Berjangka), saya menyetujui untuk
menginvestasikan dana. Terlebih karena dari PT Goldex sudah menelepon
saya dan mengonfirmasikan hal tersebut.
Namun, janji perusahaan
yang ditunggu tidak kunjung tiba bahkan setelah bulan Januari 2007 di
mana perjanjian sudah jatuh tempo, uang saya malah hilang. Lalu, saya
menanyakan hal itu kepada pihak perusahaan dan dijawab (oleh Bapak Agus
Harlan) bahwa perusahaan tidak bertanggung jawab atas perjanjian yang
dibuat antara saya dan salah satu kepala divisinya yang bernama RC
Suryohadikusumo.
Begitukah tanggung jawab sebuah perusahaan
investasi yang sudah dipercayai oleh kliennya? Hanya lepas tanggung
jawab dan melempar kepada pegawai yang sudah dipecatnya? Akan ada
berapa orang lagi yang dijebak seperti saya semacam ini? Saya meminta
pertanggungjawaban PT Goldex Equity Berjangka.
Christopher Emille Green Ville Blok Y, Duri Kepa, Jakarta

July 15th, 2008 at 11:32 pm
Saya mengenal scr pribadi bapak RC Suryohadikusumo ini, karena terakhir bapak Rommy Chandrio Suryohadikusumo bekerja di perusahaan investasi; bersama saya; di gedung Bursa Efek Indonesia.
Saat ini, Pak RCS ini sudah juga dipecat dan menghilang dengan membawa laptop perusahaan, dan beberapa penipuan lain menyangkut uang karyawan. Yang kemudian diketahui adalah: KTP yang digunakan untuk melamar, alamatnya setelah di-cek ternyata palsu. Dia juga mengaku2 sepupu prabowo, anak dari pemilik saham Senayan City, pengendara harley (yang setelah dicek ternyata tidak benar), sudah cerai dari istrinya (yang ternyata diketahui perempuan yang diakui sebagai pembantunya adalah istrinya), dan pengakuan2 bohong lainnya.
Bila Pak Cristopher bermaksud melaporkan Pak RCS ke polisi, maka kami bersedia ikut serta.
-terima kasih-
August 6th, 2008 at 8:25 pm
yang pasti dapat saya pastikan bahwa RC.Suryohadikusumo itu adalah putra dari salah satu pengelola senayan golf yang bernama bapak Yusuf Wanta dan hal itu dapat dikonfirmasi bila mungkin bpk christopher atau ibu Rini ingin melacak dapat memulai dari sana bila ingin kontak saya silahkan menghubungi alamat e-mail mokogintaafi@yahoo.com
August 6th, 2008 at 8:32 pm
perlu saya tambahkan panggilan akrab RC suryohadikusumo biasa disapa dengan ” REZA “
August 6th, 2008 at 8:33 pm
PS: bila perlu bantuan saya memiliki photo mahluk yang bernama RC. Suryohadikusumo